Tujuh Tanda Hati Sudah Mati

Bismillahirrahmanirrahim. Tiada untaian kata yang pantas diucapkan seorang hamba dan syukur kehadirat Allah subhanahu wa ta'ala, semoga rahmat dan karunia-Nya selalu menyertai setiaplangkah-langkah kita dalam penghambaan kepada-Nya. 

Tak lupa pula, shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada manusia paling mulia, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, keluarga, para sahabat, dan para pengikutnya yang selalu istiqamah dalam menjalankan risalahnya hingga akhir zaman.

Hati yang mati merupakan hati yang jauh dengan Rabb-nya. Maksiat atau perbuatan yang dilarang Allah Subhanahu wa ta'ala telah menutupi hatinya sehingga bisa sekeras batu bahkan lebih dari itu. Berikut Tanda hati yang telah mati 

Tujuh Tanda Hati Sudah Mati

1. Berani Meninggalkan Shalat.

Sholat lima waktu wajib dilakukan sepanjang hayat dan sengaja meninggalkan satu sholat saja pun maka dosanya sangat besar dan bergelar ia dengan nama fasiq. 

Orang yang tidak sholat akan diazab di dalam kubur, di padang mahsyar dan di dalam neraka, orang yang telah mati hatinya tidak merasa bimbang sedikit pun dengan azab yang sedang menunggunya.

2. Merasa Tenang Walaupun Setiap Hari Melakukan Dosa

Firman Allah :

ูƒَู„ุงَّ ุจَู„ْ ุฑَุงู†َ ุนَู„َู‰ ู‚ُู„ُูˆْุจِู‡ِู…ْ ู…َุง ูƒَุงู†ُูˆْุง ูŠَูƒْุณِุจُูˆْู†َ

Artinya: “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya segala dosa yang selalu mereka lakukan telah menutup hati mereka.” (Q.S Al-Muthaffifin : 14)


3. Jauh Dari Al-Qur'an

Tidak ada waktu dalam hidupnya untuk membuka Qur'an, membaca dan memerhatikan maknanya. Sepanjang waktu sibuk dengan perkara lain yang dianggap lebih baik dari membaca dan memerhatikan makna Al-Qur'an.

Firman Allah :

ุฃَูَู„َุง ูŠَุชَุฏَุจَّุฑُูˆู†َ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ ุฃَู…ْ ุนَู„َู‰ ู‚ُู„ُูˆุจٍ ุฃَู‚ْูَุงู„ُู‡َุง 

Artinya: “Maka kenapakah mereka tidak mau memerhatikan Al-Qur'an bahkan hati mereka benarnya telah terkunci.”  (Q.S Muhammad : 24)

4. Tidak Ada Masa (Waktu) Memikirkan Perkara Agam

Firman Allah :

ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุทَุจَุนَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َู‰ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ูˆَุณَู…ْุนِู‡ِู…ْ ูˆَุฃَุจْุตَุงุฑِู‡ِู…ْ ูˆَุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْุบَุงูِู„ُูˆู†َ

Artinya: "Mereka itulah orang-orang yang hati mereka,  telinga mereka dan mata mereka telah dikunci oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang lalai” (Q.S An-Nahl : 108)

5. Hidupnya Hanyalah Membuat Sangkaan Buruk Kepada Orang (Su'udzon) Dan Mencari Salah Orang

Firman Allah :

ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุงุฌْุชَู†ِุจُูˆุง ูƒَุซِูŠุฑًุง ู…ِู†َ ุงู„ุธَّู†ِّ ุฅِู†َّ ุจَุนْุถَ ุงู„ุธَّู†ِّ ุฅِุซْู…ٌ ูˆَู„ุง ุชَุฌَุณَّุณُูˆุง 

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman. Tinggalkan perangai suka sangka buruk kerana sangka buruk itu adalah dosa dan jangan kamu mencari-cari salah orang lain.” (Q.S Al-Hujuraat : 12)

6. Tidak Suka Mendengar Nasihat

Firman Allah :

ูˆَู„َู‚َุฏْ ุฐَุฑَุฃْู†َุง ู„ِุฌَู‡َู†َّู…َ ูƒَุซِูŠุฑًุง ู…ِู†َ ุงู„ْุฌِู†ِّ ูˆَุงู„ุฅู†ْุณِ ู„َู‡ُู…ْ ู‚ُู„ُูˆุจٌ ู„ุง ูŠَูْู‚َู‡ُูˆู†َ ุจِู‡َุง ูˆَู„َู‡ُู…ْ ุฃَุนْูŠُู†ٌ ู„ุง ูŠُุจْุตِุฑُูˆู†َ ุจِู‡َุง ูˆَู„َู‡ُู…ْ ุขุฐَุงู†ٌ ู„ุง ูŠَุณْู…َุนُูˆู†َ ุจِู‡َุง ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ูƒَุงู„ุฃู†ْุนَุงู…ِ ุจَู„ْ ู‡ُู…ْ ุฃَุถَู„ُّ ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْุบَุงูِู„ُูˆู†َ (ูกูงูฉ

Artinya:  “ Dan sungguhnya akan Kami isikan dalam neraka Jahanam ramai dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). 

Mereka seperti binatang bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai dari mendengar kebenaran.”  (Q.S Al-A’raf : 179)

7. Tidak Takut Dengan Mati Dan Azab Kubur

Firman Allah :

ูˆَู„َูˆْ ุชَุฑَู‰ٰ ุฅِุฐِ ุงู„ْู…ُุฌْุฑِู…ُูˆู†َ ู†َุงูƒِุณُูˆ ุฑُุกُูˆุณِู‡ِู…ْ ุนِู†ْุฏَ ุฑَุจِّู‡ِู…ْ ุฑَุจَّู†َุง ุฃَุจْุตَุฑْู†َุง ูˆَุณَู…ِุนْู†َุง ูَุงุฑْุฌِุนْู†َุง ู†َุนْู…َู„ْ ุตَุงู„ِุญًุง ุฅِู†َّุง ู…ُูˆู‚ِู†ُูˆู†َ

Artinya: "Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya (mereka berkata), “Wahai Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia. Kami akan mengerjakan amal solih. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yakin (tetapi mereka sudah terlambat)."(Q.S As-Sajadah  : 12)

Wallahu a'lam.

0 Response to "Tujuh Tanda Hati Sudah Mati"

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak