Mencintai Karena Allah Dan Membenci Karena Allah

Bismillâhirrahmânirrahîm. Puji dan syukur kepada Allah subhânahu wata’âla, Tuhan Yang Maha Mengetahui dan Menganugerahkan pengetahuan kepada makhlukNya.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam yang tidak akan pernah habis teladan terpancar dari diri Beliau sampai akhir masa.

SEKUAT-KUATNYA TALI IMAN MENCINTAI KARENA ALLAH DAN MEMBENCI KARENA ALLAH 

Akidah Islam mengajarkan kita prinsip al-wala' wal bara' yang merupakan sekuat-kuatnya tali iman agar tidak keliru dalam berloyalitas dan berlepas diri.

▪️ Al-wala' artinya mencintai Allah dan mencintai apa-apa yang dicintai Allah dan mencintai apa-apa yang dicintai oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

▪️ Sedangkan al-bara' artinya berlepas diri dari semua yang dibenci Allah dan dibenci oleh Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam.

Syaikh Al-'Allamah Shalih Al-Fawzan hafidzhahullah mengatakan,
"Mengenai prinsip al-wala' wal bara' ini manusia terbagi menjadi tiga golongan,

1). Orang yang dicintai dengan kecintaan yang murni dan tidak ada permusuhan terhadapnya.

Mereka adalah kaum mukminin yang tulus yaitu para Nabi, para shiddiqin, para syuhada dan orang-orang saleh.

Allah ta'ala berfirman,

"Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, “Ya Rabb kami, berilah ampunan kepada kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau jadikan kedengkian dalam hati-hati kami terhadap orang-orang yang beriman, "Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hasyr: 10)

2). Orang yang dibenci dan dimusuhi tanpa adanya kecintaan dan loyalitas sama sekali.

Mereka adalah kuffar (orang-orang kafir), musyrikin, munafiqin, orang-orang yang murtad, orang-orang ateis dengan segala macam jenisnya.

Allah ta'ala berfirman,

"Engkau tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka." (QS. Al-Mujadilah: 22)

3). Orang yang dicintai di satu sisi tetapi dibenci di sisi lain yaitu berkumpul padanya kecintaan sekaligus permusuhan.

Mereka adalah orang-orang mukmin yang durhaka, mereka dicintai karena keimanannya dan dibenci karena kedurhakaannya selain dosa kekufuran dan kemusyrikan.

Kecintaan terhadap mereka mengharuskan untuk menasihati dan mengingkari mereka. Akan tetapi mereka tidak dibenci dan dimusuhi secara total layaknya orang kafir, namun juga tidak diberi loyalitas secara penuh. Ahlussunnah menyikapi mereka dengan pertengahan.

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, 
“Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, berloyalitas karena Allah, memusuhi karena Allah, maka dia akan memperoleh penjagaan dari Allah karena al-wala' wal bara'-nya itu."
(Riwayat Ibnu Jarir)

Akan tetapi belakangan ini kebanyakan orang membangun loyalitas hanya karena alasan duniawi semata. Siapa yang membangun persaudaraannya hanya karena dunia kelak di akhirat tidak akan berguna." (Selesai dengan ringkas)

Demikian akidah al-wala' wal bara' yang menjadi kemestian dalam berislam. Namun perlu kita ingat bahwa bersikap loyal tidak berarti menjadikan dirinya membabi buta terhadap siapa yang dia cintai, begitupupa antipati tidak berarti berlaku zalim sekalipun terhadap orang kafir.

0 Response to "Mencintai Karena Allah Dan Membenci Karena Allah "

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak