Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
๐•„๐”ธโ„คโ„•๐”ธโ„๐”ธ

๐•„๐”ธโ„คโ„•๐”ธโ„๐”ธ

MAZNARA menghadirkan artikel Islam, hikmah, kehidupan, budaya, pengetahuan, kesehatan, teknologi, dan berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca Indonesi

  • BERANDA
  • ISLAM & HIKMAH
    • AGAMA ISLAM
    • AL-QUR'AN
    • HADIS
    • IBADAH
    • AKIDAH & AKHLAK
    • SHOLAWAT DAN DOA
    • HIKMAH
    • DOA & DZIKIR
  • KEHIDUPAN
    • REFLEKSI
    • MOTIVASI
    • KELUARGA
    • PENGEMBANGAN DIRI
    • SOSIAL
  • BUDAYA
    • TRADISI
    • SEJARAH BUDAYA
    • KEARIFAN LOKAL
  • PENGETAHUAN
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • PENGETAHUAN UMUM
    • SEJARAH
    • BISNIS
  • KESEHATAN
    • KESEHATAN
    • GAYA HIDUP SEHAT
    • KEBUGARAN
  • DIGITAL
    • TEKNOLOGI
    • AI
    • BLOGGING
    • INTERNET
    • MEDIA SOSIAL
  • TENTANG
    • Kebijakan Privasi Maznara
    • Disclaimer Maznara
    • Tentang Maznara
    • Sitemap Maznara
    • Hubungi Kami
  • TOOLS
    • TOOLS IMAGE OPTIMIZER
    • PARSE HTML BLOGGER
    • PENGUBAH UKURAN GAMBAR (IMAGE RESIZER)
    • PEMBERSIH FORMAT TEKS
    • SEO META CHECKER
    • PENGHITUNG KATA
Beranda / KESEHATAN

Resiko Penggunaan Obat Penekan Asam Lambung

November 13, 2021 Posting Komentar

Dari beberapa studi yang pernah dilakukan dan menunjukkan bahwa penggunaan obat untuk penekan asam lambung ini membawa beberapa risiko tersendiri.

Resiko tersebut diantaranya Sebagai berikiut:

Risiko Patah Tulang

Sebuah studi kohort prospektif melaporkan bahwa terjadi peningkatan patah tulang pada pasien yang menggunakan obat penekan asam lambung. 

Pada pasien yang sedang mengkonsumsi obat penekan asam lambung, risiko patah tulang meningkat 1,15 kali, lebih spesifiknya 1,22 kali untuk patah tulang panggul dan 1,40 kali untuk patah tulang belakang. 

Mekanisme pasti yang menyebabkan peningkatan risiko ini masih belum jelas, namun diduga berkaitan dengan malabsorbsi kalsium yang diakibatkan oleh efek alkali obat penekan asam lambung.

Risiko Kanker Saluran Cerna

Penggunaan obat penekan asam lambung, terutama omeprazole dibandingkan dengan ranitidine, dalam jangka panjang dapat menyebabkan perubahan jaringan lambung.

Sebuah studi kasus kontrol melaporkan bahwa penggunaan obat penekan asam lambung jangka panjang berhubungan dengan peningkatan 5 kali lipat terhadap keganasan pada kerongkongan dan peningkatan 4 kali lipat terhadap keganasan pada lambung.

Risiko Infeksi Paru

Tinjauan sistematik dan meta analisis yang dipublikasikan pada tahun 2010 melaporkan bahwa penggunaan obat penekan asam lambung meningkatkan risiko terjadinya infeksi paru. 

Risiko ini meningkat sebanyak 1,27 kali pada penggunaan omeprazole dan 1,22 kali pada penggunaan ranitidin.

Obat Penekan Asam Lambung yang Paling Efektif

Golongan proton pump inhibitor (PPI) seperti omeprazole dinilai lebih efektif dibandingkan obat lain dalam mengobati gejala maag. 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Meinecke-Schmidt et al melaporkan bahwa penggunaan omeprazole 20 mg dapat sepenuhnya mengobati gejala hanya dalam 2 minggu. Hal ini lebih efektif dibandingkan dengan ranitidin yang memerlukan 4 minggu.

Dapat diambil Kesimpulan

Obat penekan asam lambung, seperti omeprazole dan ranitidin, merupakan obat yang sangat sering digunakan pada pasien dengan penyakit maag. 

Penggunaan golongan obat penekan asam lambung yang dilaporkan paling efektif adalah golongan omeprazole. 

Namun, penggunaan obat penekan asam lambung juga dikaitkan dengan peningkatan risiko patah tulang, peningkatan risiko keganasan kangker saluran cerna, dan infeksi paru-paru. 

Ada baiknya dilakukan skrining risiko sebelum penggunaan obat penekan asam lambung jangka panjang, misalnya pemeriksaan kepadatan tulang.

Demikian penjelasan mengenai Resiko Penggunaan Obat Penekan Asam Lambung. Semoga bermanfaat, terima kasih atas kunjungannya

Berbagi :

Posting Komentar untuk "Resiko Penggunaan Obat Penekan Asam Lambung"

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak

Postingan Lebih Baru Postingan Lama
๐Ÿ”” Ikuti Blog Ini

Postingan Populer

Ma'rifatullah: Mengenal Allah, Rububiyah, Uluhiyah, serta Nama dan Sifat-Nya
Ma'rifatullah: Mengenal Allah, Rububiyah, Uluhiyah, serta Nama dan Sifat-Nya
Ma'rifatullah: Mengenal Allah, Rububiyah, Uluhiyah, ser…
Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam: Dalil, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam: Dalil, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Kewajiban Menuntut Ilmu dalam Islam: Dalil, Keutamaan, …
Mengenal Iman dalam Islam: Pengertian, Rukun, Ciri-Ciri, dan Cara Menjaganya
Mengenal Iman dalam Islam: Pengertian, Rukun, Ciri-Ciri, dan Cara Menjaganya
Mengenal Iman dalam Islam: Pengertian, Rukun, Ciri-Ciri, da…
Naikan Kepercayaan Diri
Naikan Kepercayaan Diri
Berikut cara paling cepat & paling ampuh buat naikin ke…
Tak Seorangpun Yang Luput Dari Godaan Setan
Tak Seorangpun Yang Luput Dari Godaan Setan
Bismillรขhirrahmรขnirrahรฎm. Puji dan syukur kepada Allah subh…
KAFIRNYA AHLI KITAB (YAHUDI DAN KRISTEN) DAN MUSYRIKIN
KAFIRNYA AHLI KITAB (YAHUDI DAN KRISTEN) DAN MUSYRIKIN
KAFIRNYA AHLI KITAB (YAHUDI DAN KRISTEN) DAN MUSYRIKIN ุงِู†ّ…
Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Bismillahirrahmanirrahim Segala puji hanya milik Allah, Rab…
Hukum Menjadi Musisi dalam Islam
Hukum Menjadi Musisi dalam Islam
ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ Segala puji hanya mil…
Penyimpangan Seksual
Penyimpangan Seksual
Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahhirobbil’alamin, seg…
Permasalahan Qadha' Dan Qadhar
Permasalahan Qadha' Dan Qadhar
Bismillahirrahmanirrahim Segala puji hanya milik Allah Subh…

Menu Halaman Statis

  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI MAZNARA
  • DISCLAIMER MAZNARA
  • SITEMAP MAZNARA
  • TOOLS IMAGE OPTIMIZER
  • PARSE HTML BLOGGER
  • PENGHITUNG KATA
  • SEO META CHECKER
  • PEMBERSIH FORMAT TEKS
© 2026 MAZNARA. All Rights Reserved.