BERSIKAP ADIL TERHADAP ORANG YANG KITA BENCI

BERSIKAP ADIL TERHADAP ORANG YANG KITA BENCI

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan..” (Al-Maidah – 8)

Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata:

جماع الحسنات: العدل، وجماع السيئات: الظلم

“Tempat berkumpulnya segala kebaikan adalah bersikap adil.. dan tempat berkumpulnya segala keburukan adalah bersikap zholim..” (Majmu' Fatawa 1/86)

Karena untuk bersikap adil membutuhkan keluasan ilmu dan kelapangan dada..

Jiwa seringkali condong kepada yang kita sukai dan yang mendukung diri kita..

Bersikap adil terhadap orang yang kita benci memang bukanlah hal yang mudah. Kebencian seringkali membutakan kita terhadap kebenaran dan objektivitas, mendorong kita untuk bertindak tidak adil bahkan zalim. Namun, penting untuk diingat bahwa nilai keadilan sangat fundamental dan wajib kita junjung tinggi, bahkan kepada orang yang kita benci sekalipun. 

Berikut beberapa alasan dan cara untuk bisa bersikap adil kepada orang yang kita benci:

Mengapa Harus Adil Meski Benci?

1. Nilai Keadilan dan Prinsip Moral: 

Keadilan adalah pilar utama dalam kehidupan bermasyarakat, dan bertindak adil sesuai dengan kebenaran merupakan prinsip moral yang penting. Kebencian pribadi tidak boleh menjadi dalih untuk melanggar nilai-nilai tersebut.

2. Menghindari Kezaliman dan Ketidakadilan:

Membalas kebencian dengan ketidakadilan justru akan bermuara pada lingkaran kezaliman yang tidak berujung. Bersikap adil adalah memutus rantaipun tersebut dan menegakkan kebenaran.

3. Menjaga Kreativitas dan Kecerdasan: 

Kebencian bisa membuat kita terjebak dalam pemikiran sempit dan reaktif. Bersikap adil, meski sulit, justru melatih kita untuk berpikir obyektif, rasional, dan kreatif dalam mencari solusi.

4. Meningkatkan Integritas Diri: 

Kemampuan untuk bersikap adil, bahkan kepada orang yang kita benci, menunjukkan kematangan dan integritas karakter seseorang. Hal ini menumbuhkan rasa percaya diri dan harga diri yang sehat.

Cara Bersikap Adil kepada Orang yang Kita Benci:

1. Pisahkan Emosi dengan Keputusan: 

Kenali dan akui perasaan benci Anda, namun jangan biarkan hal itu mempengaruhi keputusan dan tindakan Anda. Berusaha untuk berpikir jernih dan objektif.

2.  Fokus pada Kebenaran dan Bukti: 

Jangan berasumsi tentang kesalahan orang yang Anda benci. Kumpulkan fakta dan bukti yang objektif sebelum mengambil kesimpulan atau mengambil tindakan.

3. Berempatilah:

Coba pahami mengapa Anda membenci orang tersebut dan hal apa yang sebenarnya terjadi. Terkadang, kebencian muncul dari kesalahpahaman atau kurangnya informasi.

4. Maafkan:

Memang bukan hal yang mudah, namun memaafkan bukan berarti membenarkan tindakan orang tersebut. Memaafkan adalah membebaskan diri Anda dari kebencian dan membuka ruang untuk hubungan yang lebih baik di masa depan.

5. Carilah Bantuan:

Jika kesulitan mengatasi kebencian atau bersikap adil, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional, seperti konselor atau psikolog.

Kutipan dan Ajaran tentang Keadilan:

1. Q.S Al-Maidah ayat 8:

"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang berpegang teguh kepada keadilan menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap dirimu sendiri atau kedua orang tuamu atau kerabatmu. Jika orang itu kaya atau miskin, Allah lebih layak untuk kamu perhatikan; karena itu janganlah kamu mengikuti hawa nafsu supaya kamu tidak menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu mengucapkan kata-kata dusta atau memalingkan lidahmu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

2. Nelson Mandela:

"Kebencian itu seperti meminum racun, lalu mengharapkan orang yang Anda benci mati."

3. Martin Luther King Jr.:

"Kegelapan tidak dapat mengusir kegelapan; hanya cahaya yang dapat melakukannya. Kebencian tidak dapat mengusir kebencian; hanya cinta yang dapat melakukannya."

Bersikap adil terhadap orang yang kita benci bukanlah perjalanan yang mudah, namun merupakan langkah penting dalam mencapai pertumbuhan pribadi dan membangun masyarakat yang lebih adil dan damai.

0 Response to "BERSIKAP ADIL TERHADAP ORANG YANG KITA BENCI"

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak