Mengatasi Rasa Takut
Berikut cara praktis mengatasi takut sukses yang benar-benar works:
1. Kenali “hidden fear” di balik takut suksesmu
Tanyakan pada diri sendiri (jujur banget):
- “Kalau aku benar-benar sukses di bidang ini, apa yang aku takutkan akan berubah?”
Contoh jawaban umum:
- Takut teman menjauh / iri
- Takut ekspektasi orang naik terus (nggak boleh turun lagi)
- Takut jadi orang yang “selalu sibuk”
- Takut kehilangan identitas “orang biasa”
- Takut tanggung jawab lebih besar
Tulis semua ketakutan itu. Menyadari = 50% sembuh.
2. Teknik “Future Self Letter” (5 menit)
Tulis surat dari “dirimu yang sudah sukses 3–5 tahun lagi” ke dirimu yang sekarang. Isinya kira-kira:
“Hei, dulu aku juga takut orang menjauh kalau aku kaya/sukses, tapi ternyata… [ceritain versi positifnya].”
Otakmu akan mulai terbiasa dengan gambaran sukses yang aman.
3. Gunakan “Success Tolerance Exercise”
Tiap hari tingkatkan “dosis sukses” sedikit demi sedikit:
- Hari 1: Terima pujian tanpa merendah (“Makasih” aja, jangan “Ah biasa aja”)
- Hari 3: Posting 1 pencapaian kecil di sosmed (yang biasanya kamu sembunyiin)
- Hari 7: Bilang “iya” kalau ditawari proyek yang lebih besar
Ini seperti vaksin: otak belajar bahwa sukses kecil-kecil itu aman → nanti sukses besar juga nggak menakutkan.
4. Ganti “Sukses = Bahaya” jadi “Sukses = Pilihan”
Tiap malam tulis 3 kalimat:
- “Kalau aku sukses, aku tetap boleh menolak hal-hal yang nggak aku mau.”
- “Aku yang mengendalikan seberapa besar aku mau sukses.”
- “Orang yang benar-benar sayang sama aku akan senang melihat aku naik, bukan menjauh.”
5. Buat “Boundary Plan” sebelum sukses datang
Contoh:
- “Kalau penghasilan sudah 5x lipat, aku tetap pulang jam 6 sore tiap Jumat untuk keluarga.”
- “Kalau follower sudah 100K, aku tetap boleh offline sehari full tanpa jawab DM.”
Dengan begitu otakmu tahu: sukses nggak berarti kehilangan kendali.
6. Visualisasi “Sukses yang Nyaman” (2 menit sehari)
Tutup mata, bayangkan dirimu sudah sukses… tapi tetap santai, tetap ketawa sama teman lama, tetap bisa makan mie ayam pinggir jalan, tetap punya waktu buat orang tua.
Ulangi sampai gambar itu terasa “biasa” dan menyenangkan, bukan menakutkan.
7. Teknik “What’s the cost of staying small?”
Tanyakan:
“Kalau aku terus membatasi diri supaya nggak terlalu sukses, 5 tahun lagi aku akan menyesal apa?”
Biasanya jawabannya jauh lebih menyakitkan daripada ketakutan sementara kalau sukses.
8. Cari bukti lawan (counter-evidence)
Cari 3–5 orang di lingkunganmu yang sudah lebih sukses darimu, tapi:
- Masih waras
- Masih punya teman
- Masih rendah hati
Kirim chat: “Kak, dulu takut nggak kalau naik level? Takut temen menjauh gitu?”
99% jawabannya: “Awalnya iya, tapi ternyata nggak seburuk itu kok.”
9. Mantra pendek yang ampuh
Tiap kali muncul rasa takut sukses, ulang dalam hati:
“Aku berhak sukses, dan aku tetap berhak jadi diriku sendiri.”
Takut gagal biasanya karena “malu”, takut sukses biasanya karena “takut berubah atau ditinggal”. Keduanya sama-sama bisa diatasi dengan paparan bertahap + reframing.

0 Response to "Mengatasi Rasa Takut "
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Bijak