Sihir Bisa Mengalahkan Rezeki Dari Allah
"Guru... Benarkah Sihir Bisa Mengalahkan Rezeki yang Allah Tetapkan?"
Murid:
Guru... bolehkah aku bertanya sesuatu yang
sejak lama menghantui dadaku?
Guru:
Tanyakanlah... Selama pertanyaan itu lahir dari hati yang mencari Allah, bukan dari ego yang mencari pembenaran.
Murid:
Sebelum Lebaran... lapakku ramai. Pembeli antre… Kue-kueku habis sebelum siang.
Lalu setelah Lebaran... Semuanya berubah.
Lapakku seperti tak terlihat… Orang-orang lewat... melihat... lalu pergi.
Kue basahku mulai basi. Terbuang satu demi satu. Yang paling menyakitkan... pedagang di kanan kiriku ramai.
Hanya lapakku... yang sunyi seperti kuburan.
Aku menangis, Guru...
Aku membaca semua doa yang aku hafal.
Aku berdzikir… Aku memohon… Lalu ada seseorang berkata,
"Lapakmu sedang ditutup dengan sihir penglaris.' Setelah didoakan... dagangan kembali ramai…. Namun beberapa hari kemudian... sepi lagi… Katanya pesaing memakai ilmu lagi.
Guru... Apakah benar rezekiku bisa dicuri manusia? Apakah takdir Allah bisa dikalahkan oleh sihir?
Guru:
Nak… Dengarkan baik-baik,, Ini bukan hanya tentang dagangan Ini tentang siapa yang sedang menjadi sandaran hatimu
Murid:
Bukankah sihir memang ada dalam Islam?
Guru:
Ada… Tetapi ada sesuatu yang lebih besar daripada sihir,,, Izin Allah… Tidak ada satu pun kekuatan... yang mampu menyentuhmu,, kecuali Allah mengizinkannya menjadi ujian
Sihir, bukan Tuhan,,, Dukun bukan pemilik langit, Jin bukan pengatur rezeki
Mereka hanyalah makhluk
Sedangkan rezekimu... berasal dari Rabb semesta alam
Murid:
Kalau begitu Mengapa lapakku bisa begitu sepi?
Guru:
Karena Allah sedang mengajarkan sesuatu yang tidak mungkin kau pelajari saat pembeli sedang berdesakan, Ketika lapakmu penuh
kau merasa pembelilah sumber rezeki, Ketika lapakmu kosong Allah perlahan mencabut ketergantunganmu kepada manusia
Murid:
Guru… Ada satu kejadian, Jam tujuh pagi sampai jam dua belas siang Tidak satu pun pembeli datang, Aku hampir putus asa
Dalam hati aku hanya mampu berkata
Laa haula wa laa quwwata illa billah
Lalu aku pasrah
Aku berkata
"Ya Allah... rezekiku berada di tangan-Mu
Anehnya Setelah jam satu siang, Pembeli datang bersamaan, Seperti mereka berjanji, Aku sampai kewalahan, Saat itu aku menangis
Aku berkata
"Maafkan aku ya Allah.. sempat aku berburuk
sangka kepada-Mu… Mengapa Allah melakukan itu, Guru
• Guru tersenyum
Matanya berkaca-kaca
Guru:
Karena Allah ingin kau melihat bahwa Dia tidak membutuhkan waktu seharian untuk mengubah keadaanmu, Bagi manusia enam jam terasa sangat lama, Bagi Allah cukup satu perintah
Jadilah… Maka hati-hati manusia bergerak menuju lapakmu
Murid:
Jadi,,, Selama ini yang menggerakkan kaki pembeli bukan iklan,, bukan lokasi,, bukan keberuntungan
Guru:
Bukan… Yang menggerakkan hati manusia
adalah Allah… Kalau Allah menahan mereka
kau bisa berteriak seharian, tak satu pun akan datang,, Namun jika Allah memanggil mereka
meski lapakmu berada di sudut pasar
mereka akan mencarimu
Murid:
Guru… Aku pernah menangis melihat pedagang lain laris.. Sedangkan daganganku tak laku
Aku bertanya
"Ya Allah... dosa apa yang membuatku dihukum
seperti ini?…. Sejak itu aku memperbaiki salatku
Aku mulai membaca Al-Qur'an,, Aku memperbanyak istighfar… Hari demi hari
usahaku bangkit… Sekarang Allah bahkan memberiku dua cabang usaha… Apakah semua itu karena aku berubah?
Guru:
Mungkin,, Tetapi jangan salah paham
Bukan salatmu yang membeli daganganmu Bukan istighfarmu yang menggerakkan
pelangganmu Semuanya tetap Allah
Salat,, istighfar,, sedekah… adalah cara Allah membersihkan wadah hatimu agar mampu menerima rezeki yang sudah Dia siapkan
Guru:
Nak… Jangan habiskan hidupmu sibuk mencari siapa yang menyihirmu,, Habiskan hidupmu mencari mengapa Allah ingin kau semakin dekat kepadaNya Karena musuh terbesarmu sering kali bukan sihir,,, Melainkan hati yang lebih percaya kepada sihir daripada kepada Allah
Guru :
Ingatlah…. Jika Allah membuka pintu rezeki
bersyukurlah,,, Jika Allah menutupnya sementara,,,, tetaplah bersyukur
Karena yang sedang diuji bukan isi dompetmu.
Melainkan siapa yang sebenarnya menjadi Tuhan di dalam hatimu.

0 Response to "Sihir Bisa Mengalahkan Rezeki Dari Allah"
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Bijak